Paradigma Pendidikan Behavioristik vs Konstruktivistik

Posted on 2 Februari 2008
by AKHMAD SUDRAJAT (http://akhmadsudrajat.wordpress.com/)

Wacana pergeseran paradigma pendidikan dari behavioristik ke konstruktivistik, beserta kemungkinan-kemungkinannya telah menjadi daya tarik tersendiri di kalangan praktisi maupun para ahli pendidikan.
Menurut Dr. Degeng bahwa selama ini manusia Indonesia telah terjangkit virus keseragaman yang sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi saat ini yang serba beragam dan ditandai dengan kesemrawutan. Semua ini menghendaki adanya perubahan paradigma pendidikan. Konstruktivisme tampaknya menjadi sebuah alternatif untuk diterapkan dalam pendidikan kita.
Menurut Degeng, terdapat 8 kunci keunggulan dalam era kesemerawutan ini, yaitu:

* Kejujuran
* Kegagalan awal kesuksesan
* Bicara dengan niat baik
* Pola pikir kekinian
* Komitmen
* Tanggung jawab
* Sikap luwes
* Hidup seimbang

Pendidikan seyogyanya dapat menyediakan kedelapan keunggulan tersebut bagi peserta didik, yang antara lain bisa dimungkinkan melalui proses belajar dan pembelajaran bercorak konstruktivistik

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: